Khasiat Kurma Untuk Ibu Hamil

0
454
ilustrasi kurma
ilustrasi kurma

Pada artikel sebelumnya telah dipaparkan kandungan-kandungan yang terdapat dalam buah kurma. Pembahasan kali  ini akan mengupas salah satu manfaat kurma, khususnya bagi ibu hamil.

Disebutkan di Al Qur’an surat Maryam ayat 25 kisah Maryam, yang tatkala itu mengandung Nabi Isa Alaihi Salam. Melalui Malaikat Jibril, Allah memerintahkan maryam untuk memakan buah kurma.

Selain hikmah-hikmah Ilahi yang tidak terungkap. Berikut rahasia Allah dari sisi kesehatan, yang mungkin menjadi salah satu alasan mengapa pada ayat tersebut  seorang ibu hamil diminta mengkonsumsi buah kurma

Di dalam tafsirnya, Imam Ibnu Katsir rahimahullah membawakan perkataan ‘Amr bin Maimun yang menyatakan bahwa tidak ada sesuatu yang lebih baik bagi perempuan nifas kecuali kurma kering dan kurma basah.

Hal senada diutarakan Dokter Muhammad An-Nasimi dalam kitabnya, Ath “Thibb An-Nabawy wal Ilmil Hadits (II/293-294). Menurutnya hikmah perintah Allah kepada Maryam, yang disebutkan dalam ayat tersebut, sangat berkaitan dengan kebutuhan gizi ibu hamil.

Perempuan hamil, yang dekat dengan masa melahirkan, sangat membutuhkan minuman dan makanan yang kaya gula, mengingat saat proses kelahiran banyak otot-otot rahim yang berkontraksi. Apalagi jika prosesnya membutuhkan waktu lama. Kandungan gula dan vitamin B1 sangat membantu untuk mengontrol laju gerak rahim dan menambah masa sistolenya (kontraksi jantung ketika darah dipompa ke pembuluh nadi). Dan kedua unsur itu banyak terkandung dalam ruthab (kurma basah). Kandungan gula dalam ruthab sangat mudah untuk dicerna dengan cepat oleh tubuh”.

Selain itu, buah kurma sangat kaya dengan unsur Kalsium dan besi., yang sangat baik untuk ibu hamil dan yang akan melahirkan.  Zat besi dan Kalsium yang terdapat pada buah kurma matang dapat memperkaya kandungan gizi air susu ibu. Keduanya dua  merupakan unsur  penting bagi pertumbuhan bayi. Zat-zat ini merupakan unsur yang paling berperan dalam pembentukan darah dan tulang.

Manfaat lain kurma basah adalah mencegah pendarahan bagi wanita ketika melahirkan dan mempercepat proses pengembalian posisi rahim seperti sedia kala. Hal ini karena  kurma segar mengandung hormon yang menyerupai hormon oxytocine, yang dapat mempermudah proses kelahiran.

Berdasarkan penelitian, yang dipublikasikan di Journal of Obstetrics and Gynaecology, yang berjudul, “The effect of late pregnancy consumption of date fruit on labour and delivery” disebutkan perbedaan antara 69 responden wanita hamil yang mengkonsumsi 6 buah kurma per hari dan 45 wanita hamil yang tidak mengkonsumsi buah kurma pada usia kehamilan yang sama, yaitu:

  1. Wanita hamil yang mengkonsumsi buah kurma mengalami pelebaran pada leher rahim 3,52 cm sehingga jalan lahir bayi untuk keluar lebih besar dan mempermudah ptoses persalinan, sedangkan wanita yang tidak mengkonsumsi buah kurma hanya mengalami pelebaran leher rahim lebih sempit yaitu 2,02 cm
  2. Wanita yang mengkonsumsi buah kurma ketahanan dinding rahim mencapai 83% semingga lebih kuat dalam menjaga kandungan, sedangkan wanita yang tidak mengkonsumsi buah kurma ketahanan dinding rahimnya hanya mencapai 60%
  3. Wanita yang mengkonsumsi buah kurma persentase kelahiran spontannya lebih tinggi yaitu 96%, sedangkan wanita yang tidak mengkonsumsi buah kurma persentase kelahiran spontannya hanya mencapai 79%
  4. Wanita yang mengkonsumsi buah kurma persentase penggunaan prostin atau oksitosin dalam mempercepat pergerakan dinding rahim lebih rendah yaitu 28%, 72% nya dinding rahim mengalami pergerakan secara alami, sedangkan wanita yang tidak mengkonsumsi buah kurma penggunaan prostin atau oksitosin lebih tinggi mencapai 47%
  5. Wanita yang mengkonsumsi buah kurma lamanya proses persalinan lebih cepat yaitu 510 menit, sedangkan wanita yang tidak mengkonsumsi buah kurma lamanya proses persalinan lebih lama yaitu 906 menit.

Pen: Ryan Rafsanjani, Mahasiswa STIKES Madani Yogyakarta/Ed: Ariza

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here