Radio Insani, Tebar Dakwah Santun, Inspiratif dan Islami di Purbalingga

0
871
suasana studio Radio Insani

PURBALINGGA (fokusislam) – Di sela-sela liputan Muslim Fair dan Halal Food Expo di Purwokerto, Rabu (11/11/2015), fokusislam.com berkesempatan mengunjungi Radio Insani, yang berlokasi di Kedungwuluh, Kalimanah, Purbalingga.

Ditemui salah seorang penyiar Radio Insani, Febrian, di ruang siar, fokusislam.com mencoba mencari tahu sejarah pendirian media dakwah, yang berada di lingkungan Ponpes Tunas Ilmu Ini.

Menurut Febriyan, Radio Insani didirikan pada September 2013 atas inisiatif Abdurrahman Muslim, kontributor Yufid Purwokerto. Kepada Ustadz Abdullah Zaen, kala itu ia mengusulkan radio sebagai sarana penyebaran dakwah di Purbalingga dan sekitarnya.

Ustadz Abdullah Zaen, kata lulusan salah satu sekolah penyiaran di Jogja ini, menyetujui ide tersebut. Saat itu juga beliau menjadikan akronim INSANI, Inspiratif, Santun dan Islami sebagai visi dan misi radio, yang mengudara di gelombang 102,2 FM tersebut.

“Tujuan Radio Insani adalah memberikan informasi yang inspiratif dari sisi agama dan informasi lainnya, yang bermanfaat. Sedangkan santun atau hikmah itu sendiri adalah metode dakwah yang digunakan. Dalam hal ini kami ingin menyampaikan kebaikan dengan lemah lembut dan berusaha menghindari hal-hal yang kontroversi di tengah-tengah masyarakat,” jelasnya memperdalam.

Perlu diketahui bahwa Radio Insani adalah radio publik, yang telah mendapatkan ijin siar dari KPI Purbalingga dan Jawa Tengah. Radio milik Yayasan Tunas Ilmu ini mengudara sejak pukul 5 pagi hingga 9 malam setiap harinya. Program siaran popular yang disajikan diantaranya adalah kajian tafsir dan muslimah oleh Ustadz Abdullah Zaen, yang diselenggarakan setiap Rabu malam dan Senin pagi. Juga ada acara tanya-jawab ustadz, yang diampu oleh Ustadz Arif dan Ustadz Abdullah Zaen.

Ditanya soal jangkauan, Febrian menjelaskan bahwa umat Islam di hampir seluruh wilayah bekas Karisidenan Banyumas, yang meliputi Banyumas, Purwokerto, Purbalingga, Cilacap, Banjarnegara, Wonosobo, Kebumen, dapat mendengarkan siaran Radio Insani. Secara bergantian 3 kru yaitu Abdul Muhsin, Febrian dan Edi setiawan, menemani pemirsa setiap harinya.

Menutup obrolan, bapak satu anak ini mengungkapkan kebahagiaannya karena Radio Insani telah diterima secara luas oleh masyarakat Purbalingga dan wilayah-wilayah lain.

“Respon masyarakat positif, banyak diantara mereka yang sudah menjadi pendengar setia, bahkan Bupati Purbalingga Pak Sukento dan Kapolsek Kalimana juga termasuk penikmat siaran kami.

Rep: Ariza

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here