10 Sahabat Yang Dijamin Masuk Surga, Siapa Sajakah Mereka? (Bag 1)

0
349
sepuluh sahabat masuk surga
sepuluh sahabat masuk surga

Keberadaan para sahabat dan peran mereka dalam menyebarkan dakwah Islam tidak bisa dipandang sebelah mata. Berkat izin Allah, kegigihan dakwah Rasululah dan kesungguhan para sahabat, Islam bisa dinikmati oleh semua orang yang ada di berbagai penjuru dunia.

Karena itulah Allah dan Rasul-Nya memberikan pujian dan keridhaan kepada para sahabat. Allah berfirman :

وَالسَّابِقُونَ الْأَوَّلُونَ مِنَ الْمُهَاجِرِ‌ينَ وَالْأَنصَارِ‌ وَالَّذِينَ اتَّبَعُوهُم بِإِحْسَانٍ رَّ‌ضِيَ اللَّـهُ عَنْهُمْ وَرَ‌ضُوا عَنْهُ وَأَعَدَّ لَهُمْ جَنَّاتٍ تَجْرِ‌ي تَحْتَهَا الْأَنْهَارُ‌ خَالِدِينَ فِيهَا أَبَدًا ۚ ذَٰلِكَ الْفَوْزُ الْعَظِيمُ

“Orang-orang yang terdahulu lagi yang pertama-tama (masuk Islam) dari golongan muhajirin dan anshar dan orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik, Allah ridha kepada mereka dan merekapun ridha kepada Allah dan Allah menyediakan bagi mereka surga-surga yang mengalir sungai-sungai di dalamnya selama-lamanya. mereka kekal di dalamnya. Itulah kemenangan yang besar.” (QS. at-Taubah : 100).

Dan diantara banyaknya para sahabat, ada sepuluh diantaranya yang telah mendapatkan jaminan surga. Mereka disebut dengan Al-Asyratul Mubassyarun Bil Jannah. Siapa sajakah mereka?. Berikut profil singkatnya :

  1. Abu Bakar As-Shiddiq

Namanya adalah Abdullah bin Abi Quhafah, dua tahun lebih muda dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam. Gelar As-Shiddiq didapatkan setelah peristiwa Isra’ Mi’raj karena Abu Bakar betul-betul meyakini apa yang diucapkan dan dilakukan oleh Rasulullah tanpa keraguan sedikitpun. Abu Bakar merupakan sahabat terbaik Rasulullah, karena itulah ia dipilih Rasulullah untuk menemaninya dalam perjalanan hijrah.

Ia juga merupakan khalifah pertama dalam sejarah kepemimpinan Khulafaur Rasyidin. Hanya dua tahun Abu Bakar menjadi khalifah dan ia meninggal dengan usia yang sama dengan usia wafatnya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam.

  1. Umar bin Khattab

Sebelum masuk Islam, Umar adalah orang yang paling keras permusuhannya terhadap dakwah Islam. Namun setelah Allah memberikan hidayah, Umar menjadi pembela dan benteng kokoh bagi dakwah Islam. Umar juga tidak takut menampakkan keislamannya kepada para pemuka Quraisy. Bahkan, ketika para sahabat lain berhijrah ke Madinah dengan sembunyi-sembunyi, maka Umar justru mengumumkan niatnya untuk berhijrah di hapadan para pembesar Quraisy.

Setelah Abu Bakar wafat, Umar menerima tampuk kepemimpinan dan menjadi khalifah kedua selama kurang lebih sepuluh tahun. Banyak perluasan wilayah di masa kepemimpinan Umar sehingga Islam tersebar dan dikenal oleh banyak orang.

  1. Utsman bin Affan

Utsman bin Affan merupakan khalifah ketiga setelah Umar bin Khattab wafat. Ia dikenal sebagai pedagang kaya raya namun sangat dermawan. Banyak bantuan ekonomi yang diberikannya kepada umat Islam di awal-awal masa dakwah. Utsman adalah menantu Rasulullah karena putri beliau yaitu Ruqayyah. Dan setelah Ruqayyah wafat, Rasulullah kemudian menikahkan Utsman dengan putrinya yang lain yakni Ummu Kultsum. Karena itulah ia mendapat gelar Dzun Nurain, pemilik dua cahaya.

Di zamannya, Al-Quran mulai dikumpulkan dan disatukan, kemudian disusun menurut susunan yang telah ditetapkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam sehingga menjadi sebuah kitab (suci) sebagaimana yang kita dapati sekarang. Beliau meninggal dalam umur 82 tahun (dalam pendapat lain 88 tahun) dan dikuburkan di Baqi’.

  1. Ali bin Abi Thalib

Dalam hal kekerabatan, Ali merupakan sepupu dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam. Selain sepupu, Ali juga merupakan menantu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam karena menikah dengan Fathimah. Selain itu, Ali juga termasuk diantara para sahabat yang pertama kali masuk Islam bersama dengan Khadijah dan Abu Bakar.

Dalam hal keberanian, Ali bin Abi Thalib juga tidak diragukan lagi. Ia beberapa kali mempertontonkan kehebatannya dalam Mubarazah (perang satu lawan satu) saat mengikuti peperangan bersama kaum muslimin.

  1. Zubair bin Awwam

Masuk Islam dengan perantara Abu Bakar As-Shiddiq tatkala masih berusia 15 atau 16 tahun. Zubair bin Awwam pernah mengikuti hijrah ke Habasyah sebanyak dua kali. Zubair juga terkenal dengan keberanian dan keahliannya menunggang kuda. Ia mendapat julukan dari Rasulullah dengan julukan Hawari Rasulullah, atau pendamping Rasulullah. (azman)

Diterjemahkan bebas dari berbagai sumber

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here