Alhamdulillah, Pelatihan ARTVISI di Pesantren Madinatul Qur’an berjalan Lancar

0
347
Pelatihan Media ke-3 ARTVISI di Pesantren Madinatul Qur'an
Pelatihan Media ke-3 ARTVISI di Pesantren Madinatul Qur'an

BOGOR (fokusislam) – Pesantren Madinatul Qur’an dipilih oleh Asoisasi Radio-Televisi Islam Indonesia (ARTVISI) sebagai tempat pelatihan media ke-3. Ada 46 utusan dari radio dan televisi yang hadir dalam acara yang diadakan mulai Jumat hingga Ahad (22-24/4/2016) ini.

Acara dibuka pada Jumat (22/4/2016)) oleh Ketua ARTVISI Adil Harahap dan dilanjut oleh Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Idy Muzayad. Idi menyampaikan tentang standar dan prosedur penyiaran yang sesuai dengan undang-undang di Indonesia.

Pemateri lainnya Nurman, membahas seluk beluk, trik dan cara editing video yang cepat dan tepat. Sore harinya  diisi oleh musyrif Wesal Tv Indonesia Syaikh Taufiq. Syaikh Taufiq membahas panjang lebar tentang pentingnya dakwah melalui media, mengingat media saat ini jadi sarana utama yang efektif dalam menyampaikan pesan kepada masyarakat.

Penyampaian materi jurnalistik Penyampaian materi jurnalistik
Penyampaian materi jurnalistik

Hari kedua, Sabtu (23/4/2016) usai sholat subuh berjamaah, peserta yang hadir dari Sabang sampai Merauke ini mendengar pemaparan tentang jurnalistik, khususnya tentang teknis penulisan dan pembuatan berita. Hadir sebagai pemateri, jurnalis media online, Budi Marta Saudin.

Untuk meningkatkan kompetensi pada bidang kamera, pihak panitia mengundang kameramen senior Wahyu Mulyono, mantan jurnalis Kompas tv ini berbagi ilmu tentang metode pembuatan dan pengambilan gambar yang menarik dan kreatif.

Mengatasi kesulitan-kesulitan yang kerap terjadi dalam siaran streaming, panitia mengundang pakar radio streaming Deli Hermanto. Deli yang juga teknisi pada Surau tv ini memaparkan trik dan cara pembuatan serta pemeliharaan radio dan tv streaming.

Hadir pula sebagai pemateri, Des Hanafi. Mantan jurnalis Indosiar ini membawakan materi metode dalam membawakan sebuah acara. Pria yang kini berprofesi sebagai dosen fakultas Komunikasi Universitas Tama Jagakarsa ini bicara panjang lebar tentang public announcer.

Sore harinya, perwakilan bidang perizinan dari Kemenkominfo, Ngurah menyampaikan prosedur dan regulasi perizinan radio dan televisi di Indonesia. Selama sekitar satu jam Ngurah menyampaikan poin-poin dengan detail.

Hari ketiga, Ahad (24/4/2016) materi diisi dengan ide kreatif dalam dunia media oleh Pracoyo Wiryoutomo. Wakil Pemimpin Redaksi Program Khazanah Trans7 ini berbagi kisah dan pengalamannya selama puluhan tahun menggeluti dunia media.

Sesi terakhir pelatihan media ke-3 ini disampaikan oleh Pengasuh Pesantren Madinatul Qur’an Ustadz Fauzan Abdullah, tentang motivasi  pentingnya bekerja sama dalam dakwah. Segenap pengurus dan panitia kemudian resmi menutup acara pada siang harinya. (ibnu)

 

 

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here