Hanya Karena Menonton Film Islami, Pria Uighur dan Keluarganya Ditangkap Polisi China

0
115
Etnis minoritas Uighur di Provinsi Xinjiang (ilustrasi)
Etnis minoritas Uighur di Provinsi Xinjiang (ilustrasi)

XINJIANG (fokusislam) – Ketidakadilan terhadap kelompok minoritas kembali ditunjukkan oleh pemerintah China. Salah seorang muslim dari etnis minoritas Uighur, ditangkap polisi China lantaran menonton film yang berkaitan dengan perjalanan hidup seorang muslim.

Pria tersebut diketahui bernama Eli Yasin dari Chagrag di Aksu, Xinjiang. Yasin dicokok polisi karena menonton film tersebut dan dituding tengah merencanakan pergi keluar negeri bersama keluarganya untuk “melancarkan jihad”, demikian seperti dikutip dari CNN, Kamis (12/5/2016).

Selain Yasin, turut ditahan dua adik perempuannya dan para suami mereka. Belum diketahui nasib keempat orang yang ditahan bersama Yasin tersebut.

Pemerintah China sendiri berdalih bahwa mereka tengah mendapat ancaman dari kelompok separatis muslim Xinjiang.

Kepala keamanan lokal di tempat Yasin tinggal, Hesen Eysa, turut mengomentari penangkapan Yasin dan keluarganya. Menurut Eysa, penahanan itu merupakan sesuatu yang tidak masuk akal karena tidak ada tanda-tanda pembangkangan Yasin terhadap pemerintah. Lagipula, Yasin termasuk warga miskin yang pastinya akan mengalami kesulitan untuk pergi ke luar negeri.

“Semuanya berusia di atas 40 tahun. Mereka punya pertanian dan mereka berjuang untuk bertahan hidup serta memenuhi kebutuhan pendidikan anak-anak mereka,” kata Hesen Eysa.

“Mereka tidak memperlihatkan tanda-tanda membangkang pemerintah. Sebagai kepala keamanan, saya kesulitan menjelaskan dakwaan terhadap mereka kepada warga desa. Ini tidak masuk akal. Tidak adil,” lanjutnya lagi. (azman)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here