Mensos RI: 380 Warga Yang Rumahnya Hancur Akan Mendapatkan Hunian Tetap

0
155

GARUT (fokusislam) – Menteri Sosial Khafifah Indar Parawansa mengatakan bahwa warga yang rumahnya hancur tergerus luapan air sungai Cimanuk akan mendapatkan Hunian tetap (Huntap). Mensos menyebut bahwa bangunan Huntap saat ini tengah disiapkan oleh Kementerian PU-Pera.

Khafifah juga mengatakan bahwa hal itu sudah dibicarakan dengan Menteri PU-Pera dan meminta agar Pemkab Garut sesegera memutuskan dimana tempat untuk membangun Huntap tersebut. Mensos mengatakan hal tersebut ketika meninjau penampungan para korban banjir Garut yang di dampingi Wakil Gubenur Jawa Barat Deddy Mizwar di Korem 062 Tarumanegara, Posko Kemanusiaan di Cimacan dan kondisi bangunan di RSUD Slamet serta lokasi rumah di bantaran Sungai Cimanuk yang rusak parah.

“Saya sudah koordinasi dengan Kementerian PU-Pera untuk menyiapkan Huntapnya bila Pemkab Garut sudah memutuskan tempat dibangunnya, lalu isi dari Huntap itu dari Kemensos,” kata Khofifah, Kamis (22/09/16) seperti yang dikutip dari fokusjabar.com

Untuk sementara lanjut Khofifah, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) akan menyiapkan Huntara (Hunian Sementara), yaitu berupa nominal uang untuk menyewa kontrakan.

“Selama mereka dalam persiapan Huntap maka BNPB menyiapkan Huntara biasanya berupa uang untuk sewa kontrakan, yang penting mereka bisa melanjutkan hidupnya kembali,” ungkapnya.

Khofifah menyatakan keprihatianan dan bela sungkawa kepada para korban dan menyerahkan bantuan simbolis kepada para ahli waris yang ditinggalkan keluarganya. Dia berharap Pemkab Garut sesegera mungkin mengidentifikasi data seluruh warga yang terdampak banjir agar santunan 900 Ribu perjiwa dan Bantuan Santunan Kematian (BSK) sebesar 15 Juta untuk ahli waris dari Kemensos kepada para korban dapat segera diserahkan.

“Ini sebagai tanda duka cita dari kami, bagi yang belum teridentifikasi ahli warisnya kami tunggu datanya agar segera kami tangani bantuannya,” ucapnya.

Untuk bantuan logistik Kemensos sendiri memiliki Cadangan Beras Pemerintah (CBP) sebanyak 100 Ton yang siap untuk diserahkan. Bila ini belum mencukupi maka Pemerintah Provinsi Jawa Barat bisa mengajukan kepada Kemensos melalui SK Gubernur agar CBP bisa ditambah menjadi 200 Ton.

“Kita punya CBP dan SOP nya seperti itu dan kami berharap kebutuhan logistik bisa terpenuhi,” ujarnya.

Wagub Deddy Mizwar Galang Dana

Wakil Gubenur Jawa Barat Deddy Mizwar mengungkapkan bagi masyarakat yang ingin memberikan bantuan kepada para korban dapat menghubungi Dinas Sosial di Jabar yang selanjutnya akan diserahkan kepada para korban.

“Disamping bantuan dari kita bagi masyarakat dimanapun berada yang ingin menggalang bantuan kita persilakan koordinasi dengan Dinas Sosial di Jawa Barat,” kata Deddy.

Deddy pun mendapat kabar dari rekan sesama aktornya di Jakarta bahwa para artis dan seniman telah menggalang dana untuk para korban banjir Garut.

“Kemarin saya dapat WA dari aktor Reza Rahardian dengan beberapa artis akan menggalang dana untuk Garut. Saya kira ini bencana kemanusiaan yang tidak bisa kita duga,” katanya.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat dr. Alma Lucyati mengatakan RSUD Dr. Slamet Garut yang juga terimbas banjir bandang Sungai Cimanuk hari ini kondisnya sudah berangsur-angsur bersih, sebagian belum karena memang kondisinya harus selalu dilakukan pengulangan pembersihan.

Provinsi sejak kemarin turut membantu disinfektan karena itu kan banyak kotoran, kaporit, pembersih lantai, kantung mayat, obat-obat emergency. Tadi malam dari Kemenkes RI mengirimkan bantuan makanan tambahan biskuit untuk bayi dan ibu hamil, katanya.

Alma juga mengatakan Menkes menurunkan tim gawat darurat dari crisis center-nya bekerjasama dengan Diskes Provinsi Jabar untuk melihat kebutuhan dan menilai mana yang harus diprioritaskan dan tidak prioritas.

“Yang sudah kita lakukan, termasuk saat ini kita sedang mendata, kan dipisah kemarin mana (alat rumah sakit) yang masih bisa dipakai dan tidak, hari ini sedang diinventarisir karena ada yang nggak bisa dipakai karena lumpur, tapi tetap masih dicoba kalau dicuci apakah bisa berfungsi atau tidak,” katanya. (hisyam/azman)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here