Persatuan Pelajar Mahasiswa Indonesia (PPMI) Arab Saudi Terbitkan Press Release Terkait Penistaan Al-Quran Oleh Ahok

0
347

MADINAH (fokusislam) – Persatuan Pelajar Mahasiswa Indonesia (PPMI) Arab Saudi ikut memberikan komentar dan pernyataan mereka terkait penistaan agama dan penghinaan Al-Quran yang dilakukan oleh Basuki Tjahaya Purnama alias Ahok.

Berikut keterangan dari PPMI yang redaksi Fokus Islam dapatkan dari salah seorang pengguna facebook bernama Rama Rizana

===============================================

Press Release

Persatuan Pelajar Mahasiswa Indonesia (PPMI) Arab Saudi

Tentang

Penistaan Ayat Suci Al Quran oleh Gubernur DKI Jakarta Bpk Basuki Tjahaja Purnama

Bismillahirrahmanirrahim

Segala puji hanya bagi Allah, shalawat serta salam senantiasa tercurahkan kepada Rasulullah Shallalahu ‘alaihi wa Sallam

Berawal dari pernyataan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama di Kabupaten Kepulauan Seribu pada hari Selasa, 27 September 2016 yang telah jelas menghina dan melecehkan ayat suci umat Islam Al Qur’an dengan perkataannya sebagai berikut, “… Jadi jangan percaya sama orang, kan bisa aja dalam hati kecil bapak ibu nggak bisa pilih saya, ya kan. Dibohongin pakai surat al Maidah 51, macem-macem itu. Itu hak bapak ibu, jadi bapak ibu perasaan nggak bisa pilih nih karena saya takut masuk neraka, dibodohin gitu ya..”. Hal ini membuat sakit hati masyarakat Indonesia dan umat Islam di dunia. Pernyataan tersebut sudah termasuk dalam kategori “Penistaan Agama”.

Menyikapi hal tersebut maka kami atas nama Persatuan Pelajar Mahasiswa Indonesia (PPMI) Arab Saudi menyatakan sikap sebagai berikut:

I. Mendukung penuh Pendapat dan Sikap Keagamaan Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang dikeluarkan pada tanggal 11 Oktober 2016 tentang masalah tersebut.

II. Meminta untuk seluruh masyarakat muslim Indonesia agar tidak terprovokasi melakukan tindakan anarkis, dan tetap mengikuti arahan Majelis Ulama Indonesia.

III. Mendesak pimpinan tertinggi NKRI beserta aparat penegak hukum untuk bertindak cepat, tegas dan professional terhadap kasus hukum berdasarkan undang – undang yang berlaku agar masyarakat memiliki kepercayaan terhadap aparat penegak hukum.

IV. Menghimbau kepada seluruh elemen masyarakat untuk bersatu dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Demikian pernyataan ini dibuat sebagai bentuk kepedulian menegakkan amar maruf nahi munkar dan kecintaan untuk menjaga keharmonisan hidup beragama, berbangsa, dan bernegara.

Madinah, 2 Shafar 1438 H/ 2 November 2016 M

Persatuan Pelajar dan Mahasiswa Indonesia (PPMI) Arab Saudi. (azman)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here