Bripda Muhammad Rivaldi Pradana ; Berbekal Al-Quran dalam Bertugas

0
211

BIMA (fokusislam) – Nama Bripda Muhammad Rivadi Pradana menjadi salah satu nama yang diperhatikan oleh jajaran dan atasannya di Polres Bima, MTB. Namanya juga belakangan ini menjadi viral di sosial media. Bripda Muhammad Rivaldi sendiri merupakan anggota yang dimutasi dari Direktorat Sabhara Polda NTB untuk menambah kekuatan di wilayah Kabupaten Bima.

Untuk diketahui, Kabupaten Bima selama ini dikenal sebagai daerah rawan konflik. Tapi Bripda Rivaldi berhasil membawa kesejukan bagi daerah yang dikawalnya. Apa senjatanya? Bukan senjata organik yang dia minta, tapi Al-Qur’an.

Bagi atasannya, Rivadi yang ditugaskan sebagai Bhabinkamtibmas berhasil menjadikan kitab suci Ummat Islam itu sebagai “senjata” untuk menyentuh generasi di wilayah binaannya di Kecamatan Donggo untuk semakin mencintai Al-Qur’an sebagai pedoman hidup. Saking giatnya mengajar anak – anak mengaji, Rivadi mengaku kehabisan stok Al-Quran dan bacaan Iqro karena setiap hari keliling kampung dan mengaji magrib bersama anak-anak di sana.

“Bulan kemarin (Oktober), dia kehabisan stok. Minta bantu Iqro dan Al-Qur’an. Kita suplay dari Polres, tambah semangat dia,” cerita Wakapolres Bima Kabupaten, Kompol Arif Harsono, Jumat (11/11/2016) yang dikutip dari Facebook Fanpage Devisi Humas Polri.

Aktivitas yang dilakukan Rivadi ini menurut Arif Harsono, sebagai cara para prajurit Polri mendedikasikan hidupnya kepada masyarakat. Ketulusannya mengabdi ditunjukkan dengan tidak memungut biaya sepeser pun, bahkan memberi jaminan anak yang diajar, harus sampai bisa mengaji.

Apa yang dilakukan Rivadi tidak hanya berdampak dari sudut pandang religi, tapi situasi sosial masyarakat di Donggo dan Kabupaten Bima umumnya. Karena hal – hal positif yang tidak banyak diketahui banyak orang dari Kabupaten Bima, harus disampaikan secara luas.

“Biar Bima yang identik dengan kekerasan, kriminalitas dan lain-lain bisa terkikis,” tandas Arif Harsono.

Meski tugasnya didapuk sebagai penjaga Kamtibmas, tapi bagi institusinya tidak cukup sampai di sana. Hal hal yang menyentuh kepentingan langsung masyarakat akan dilakukan Polri. Bahkan kegiatan kegiatan religi semacam itu akan terus diusahakan agar terus membumi.

“Everything for Bima,” ujarnya, tentang dedikasi dimaksud. (hisyam/azman)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here