Badan Pengungsi PBB : Militer Myanmar Menembak, Membunuh dan Memperkosa Warga Rohingya

0
187

RAKHINE (fokusislam) – Kepala badan urusan pengungsi PBB (UNHCR) John McKissick mengatakan militer Myanmar telah menindas komunitas muslim Rohingnya dengan tindakan ekstrim. Tindakan itu bahkan dikategorikan PBB sebagai pembersihan etnis.

Di kamp pengungsian Cox, Bangladesh, yang berbatasan dengan Myanmar, McKissick berkata bahwa tentara Myanmar  bertindak sudah di luar batas.

“Mereka membunuhi para lelaki, menembaki mereka, membantai anak-anak, memperkosa para wanita, membakar dan menjarah rumah-rumah, memaksa orang-orang ini (Rohingya) menyeberangi sungai untuk masuk ke Bangladesh,” kata McKissick seperti dikutip kantor berita Antara, Jumat (25/11/2016).

Militer Myanmar melancarkan operasi keamanan setelah apa yang disebutnya serangan militan islamis terhadap dua pos pemeriksaan perbatasan bulan lalu yang menewaskan sembilan tentara. Sejak itu ribuan minoritas Rohingya yang tidak akui kewarganegaraannya menyeberangi perbatasan Bangladesh.

Para pengungsi yang selamat membeberkan perlakuan mengerikan militer terhadap mereka yang disebut McKissick sebagai “penghukuman kolektif terhadap minoritas Rohingya.”

Kesimpulan McKissick selaras dengan hasil wawancara kantor berita AFP dengan para pengungsi Rohingya yang disebut AFP sebagai pelanggaran berat terhadap hak asasi manusia. (azman)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here