Lima Tahun Menghafal Al-Quran, Purnawirawan 60 Tahun Ini Akhirnya Berhasil Menghafal Al-Quran

0
600

JAKARTA (fokusislam) – Namanya Masrukhin. Nama lengkap beserta jabatannya adalah Sersan Mayor (Purn) Masrukhin. Pria berusia 60 tahun ini terlihat berada di jajaran para hafidz yang diwisuda di PP. Madrasatul Qur’an Tebuireng, Sabtu (24/12/2016).

Untuk yang tidak tahu, mungkin Sersan Mayor (Purn) Masrukhin dianggap sebagai walisantri dari hafidz yang diwisuda. Padahal, Sersan Masrukhin menjadi wisudawan tertua dari total 86 wisudawan hafidz.

Dikutip dari www.tebuireng.org, Sersan Masrukhin sejak pensiun dari TNI awalnya bergabung dengan PP Madrasatul Quran Tebuireng sebagai salah satu staff security pada tahun 2004. Dan karena berprestasi, secara khusus beliau mendapatkan kado berupa paket Umroh menuju Tanah Suci dari Pengasuh PPMQ, KH. Abdul Hadi Yusuf.

Selain menjaga keamanan beliau menyempatakan waktu kosongnya untuk mengaji. Hingga akhirnya tumbuh dalam dada beliau rasa cinta kepada Al Qur’an.

Sampai pada sekitar akhir tahun 2011 Sersan Masrukhin memutuskan untuk memulai menghafal Al-Qur’an, baris demi baris, halaman demi halaman, lembar demi lembar dengan penuh semangat. Setelah hafal kemudian beliau setorkan kepada Ust. Amanulloh S.Pdi dengan telaten. Setiap setor satu halaman, walau kadang kurang, perjuangan itu dijalani dengan penuh kesabaran.

Sersan Masrukhin mengakui bahwa membagi waktu antara mengabdi menjadi Satpam dan menghafal Al-Qur’an memiliki banyakn kendala. Namun dengan tekat kuat dan kebiasaan, akhirnya kendala tersebut dapat teratasi.

Di media sosial, banyak yang memberikan ucapan selamat, mengungkapkan kegaguman, dan mengakui kehebatan Pak Masrukhin. Tak tekecuali Pengasuh Pesantren Tebuireng, Dr. Ir. KH. Salahuddin Wahid. Dalam akun twitter beliau, @Gus_Sholah, Kiai yang akrab disapa Gus Sholah itu mengeluarkan stetemen pujian.

“Tadi ada wisuda 80 hafidz Al Qur’an di Tebuireng. Ada yang berusia 60 tahun masih semangat menghafal al Qur’an. Hebat sekali,” cuitan beliau yang kemudian viral menyebar di media sosial.

“Kudu fastaghil, gak boleh kosong (harus aktif tidak boleh menganggur),” kata beliau ketika diwawancarai.

Subhanallah. Ternyata usia tidak menghalangi seseorang untuk bisa menjadi penghafal Al-Quran. Sersan Mayor (Purn) Masrukhin telah memberi contoh bagi kaum muslimin, terutama generasi muda untuk terus menghafal Al-Quran atau minimalnya tidak jauh dari Al-Quran. (azman)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here