PM Israel : Kita Bisa Membangun Dimanapun, Sebanyak Yang Kita Mau

0
103
ilustrasi permikiman Israel
ilustrasi permikiman Israel

YERUSSALEM (fokusislam) – Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyampaikan kepada menteri-menteri seniornya bahwa dirinya telah mencabut pembatasan pembangunan permukiman di Yerusalem Timur. Pencabutan langsung dilakukan setelah pemerintah kota mengizinkan pembangunan ratusan rumah baru di daerah tersebut.

“Tidak perlu lagi mengoordinasikan perumahan Yahudi di Yerusalem Timur. Kita bisa membangun di manapun sebanyak yang kita mau,” kata Netanyahu dalam pernyataan pers yang dikutip CNN, Senin (23/1).

Dalam pernyataan, disebutkan juga Netanyahu berniat untuk memulai membangun di Tepi Barat.

“Visi saya adalah menetapkan kedaulatan di semua permukiman,” bunyi pernyataan itu, menunjukkan keinginan Netanyahu untuk mendapatkan lebih banyak dukungan dari penduduk dan memikat rekanan koalisi sayap kanan.

Netanyahu memberitahukan langkah ini pada para menteri dalam rapat di mana mereka juga secara bulat sepakat menunda diskusi soal nota pengajuan pencaplokan Israel di permukiman Maale Adumim, Tepi Barat. Permukiman ini adalah rumah bagi 40 ribu warga Israel di dekat Yerusalem.

Rapat itu dilakukan oleh forum kementerian yang disebut dengan Kabinet Keamanan. Pernyataan singkat yang dikeluarkan setelah diskusi tersebut menyatakan pembahasan nota ditunda hingga Netanyahu bertemu dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Februari ini.

Netanyahu sendiri mengaku sudah berbincang via sambungan telepon dengan Trump, kemarin. Menurutnya, perbincangan itu berlangsung “sangat hangat” dan dia mengaku telah diundang ke Washington. (azman)

LEAVE A REPLY