Catatan Kunjungan Akpol ke Pesantren Islam Al-Irsyad

0
756

SEMARANG (fokusislam) – Pesantren Islam Al-Irsyad Tengaran mendapat kunjungan dari Akademi Kepolisian (Akpol), Semarang, Ahad (15/1/2017). Kunjungan ini merupakan yang pertama kali sejak pesantren didirikan pada tahun 1988. Rombongan dipimpin oleh Kakorbintarsis (Kepala Korps Pembinaan Taruna dan Siswa) Akpol, Kombes Giri Purwanto yang membawa 45 Taruna dari berbagai tingkat pendidikan di Akpol.

Menurut Kombes Giri, kunjungan bersama Taruna Akpol ke Pesantren Islam Al Irsyad adalah kelanjutan dari dua kunjungan pribadi sebelumnya.  Yakni, kunjungannya sendiri kepada Pimpinan Pesantren Al Irsyad, lalu bersama dosen , guru-guru, dan ustadz (relawan penyusun silabus Pengasuhan Iman Taqwa Taruna Akpol).

“Kali ini Taruna yang ikut adalah gabungan Tingkat IV, III, II, dan I, para mentor yang berperan sebagai pembangun dan penggerak awal tradisi baru di dalam proses pengasuhan Taruna.  Mereka melakukan Mentoring Imtak yang substansinya merupakan Tradisi Pembelajaran Agama, khususnya Agama Islam, disamping agama-agama lain yang dianut Taruna Akpol,” kata Kombes Giri.

Rombongan diterima oleh Mudir dan Humas pesantren, langsung menuju Masjid Al-Fadhl, sebagai tempat acara.  Hadir pula Kepala Seksi Kesantrian jenjang pendidikan Madrasah Aliyah/MA (setingkat SMU), Ustadz Ujang Pramudhiarto, Lc.  Seluruh santri dari jenjang SD, MTs (setingkat SMP), MA turut mengikuti acara tersebut.

Mudir Pesantren Al Irsyad, Ustadz Muhammad Qosim Muhajir, Lc, berharap dapat terus menjalin komunikasi yang baik dengan Akpol, terutama di bidang Dakwah dan Tarbiyah.

“Kami harapkan taruna kelak menjadi pemimpin yang memiliki kapabilitas dan integritas yang tinggi untuk mengemban amanat yang tidak ringan ini.  NKRI diharapkan bisa menjadi Baldatun Thoyyibatun Wa Robbun Ghafur,” kata Ustadz Muhammad Qosim.

Seorang taruna Akpol alumni Pesantren di Banten Farhan Arif pada kesempatan tersebut mengungkapkan pengalaman-pengalaman selama proses pendaftaran di Akpol. Katanya, pada awalnya ada beberapa orang yang mencibirnya. Namun semangatnya dan kegigihannya mengalahkan itu semua.  Alhamdulillah kini ia berhasil menempuh pendidikan di Akpol.  Farhan pun membuktikan bahwa santri juga bisa berkontribusi di bidang kepolisian.

Pada kesempatan tersebut, dalam pertemuan terbatas dengan santri-santri berprestasi, para taruna Akpol menyampaikan salah satu keinginan mereka, yakni program pengangkatan santri asuh.  Santri-santri yang berminat menjadi santri asuh, akan mendapat beasiswa SPP bulanan selama masa belajar di Pesantren Islam Al-Irsyad dari para taruna Akpol. (eri/azman)

LEAVE A REPLY