Presiden Palestina Kecam Pembanguna Pemukiman Baru Yahudi

0
43
ilustrasi permikiman Israel
ilustrasi permikiman Israel

RAMALLAH (fokusislam) – Presiden Palestina Mahmoud Abbas mengecam Israel karena memutuskan untuk membangun 2.500 rumah baru di permukiman Tepi Barat Sungai Jordan. Dalam siaran pers-nya, Abbas menilai bahwa pembangunan pemukiman baru itu  “dikutuk, ditolak dan akan memiliki dampak.

“Keputusan ini akan menghalangi semua upaya yang dibuat ke arah terwujudnya perdamaian dan kestabilan,” kata Abu Radeinah, salah satu staff Abbas yang dikutip dari kantor berita Antara, Rabu (25/1/2017).

Pernyataan yang sama juga disampaikan Sekretaris Jenderal Komite Pelaksana Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) Saeb Erekat. Dia mengutuk keputusan Israel yang hendak membangun 2.500 unit rumah di Tepi Barat dan 500 unit di Jerusalem.

“Sikap Israel merusak penyelesaian dua-negara, dan menggantinya dengan prinsip satu negara tunggal dengan dua rejim. Maksud saya apartheid,” kata Erekat di dalam pernyataan yang dikeluarkan oleh kantornya.

Apa yang dilakukan Israel menurut Erekat justru akan menciptakan konflik lebih besar.

“Israel ingin mempertahankan situasi sebagaimana adanya dan mendorong wilayah ini ke dalam kerusuhan lebih lanjut.”

Selain itu, ia menyeru masyarakat internasional “agar mengerti bahwa mengalahkan terorisme dan menggantinya dengan perdamaian serta kestabilan tergantung atas diakhirinya pendudukan, berdirinya Negara Palestina Merdeka di perbatasan 1967 dengan Jerusalem Timur sebagai Ibu Kotanya dan diselesaikannya semua masalah status permanen”. (azman)

LEAVE A REPLY