Lanjutan Kajian Kisah Ka’ab bin Malik; Ketika Ka’ab Berjumpa dengan Rasulullah

0
341

JAKARTA (fokusislam) – Kisah tentang sahabat Ka’ab bin Malik kembali dilanjutkan dalam kajian lepas kerja yang dilaksanakan pada Rabu malam (25/1/2017). Di bagian yang ketiga ini, Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri, Lc yang  menjadi pembicara menyampaikan kisah Ka’ab bin Malik yang sampai pada babak menegangkan.

 “Ka’ab bin Malik harus berhadapan langsung dengan Rasullullah yang sangat dicintainya, tetapi tidak dalam keadaan  menyenangkan.   Sebaliknya, Ka’ab harus mengungkapkan kesalahan dirinya atas ketidakikutsertaan dalam perang Tabuk,” ungkap Ustadz Nuzul di hadapan ribuan jamaah di Masjid Agung Al Azhar.

Sebelum Ka’ab bin Malik menyampaikan pengakuan, 80 orang munafik telah menghadap Rasullullah dengan segala kebohongan mereka, demi untuk menghindar dari kekhawatiran dan kekecewaan Rasulullah.

“Ternyata Rasullullah tidak menampakan kekecewaannya, semua diterima dengan baik, lalu memintakan ampun kepada Allah atas mereka, sebuah kemuliaan akhlaq Rasulullah,” tambah Ustadz Nuzul.

Tiba giliran Ka’ab, Muhammad Nuzul memaparkan bahwa Ka’ab adalah penyair kota kota Madinah, semua orang akan tertegun dengan susunan kata-kata yang akan diungkapkan untuk sekadar pembelaan diri.  Walaupun Rasulullah ridho dengan kebohongan yang akan disampaikannya, Namun Allah tidak akan ridho.

“Ka’ab paham bahwa kejujurannya akan mengecewakan Rasulullah,.  Namun, ia akan meraih keridhoan Allah.  Maka saya akan jujur, saya berharap dengan kejujuran ini endingnya akan positif,” uang Muhammad Nuzul.

Selanjutya, untuk mengetahu selengkapnya paparan Ustadz Muhammad Nuzul tentang kisah Ka’ab bin Malik, silahkan lihat video berikut

(eri/azman)

LEAVE A REPLY