Inilah Berita-Berita Hoax Seputar Penangkapan Patrialis Akbar

0
73654
Kabar hoax terkait penangkapan Patrialis Akbar
Kabar hoax terkait penangkapan Patrialis Akbar

JAKARTA (fokuslslam) – Penangkapan yang dilakukan oleh KPK terhadap Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) Patrialis Akbar pada Rabu (25/1/2017) malam membuat heboh jagad maya. Beberapa media telah melakukan tuduhan sembrono terhadap Patrialis. Seperti jawapos, yang menyebut bahwa Patrialis ditangkap di hotel yang biasa digunakan untuk tempat mesum.

Berikut ini  kabar simpang siur dan dusta alias hoax terkait dengan penangkapan Patrialis Akbar oleh KPK, seperti dilansir Kanigoro.com:

Penangkapan Patrialis di Sebuah Hotel Bersama Wanita

Patrialis Akbar awalnya ramai disebut ditangkap bersama dua orang wanita di sebuah hotel di Tamansari, Jakarta Barat. Sejumlah pemberitaan media bahkan banyak yang terjebak dan menuliskan kabar tersebut tanpa konfirmasi yang jelas terlebih dahulu.

Namun kabar tersebut terbantahkan. Soal penangkapan di sebuah hotel di Tamansari ternyata penggerebekan oleh BNN, menurut penuturan The Khek King (62) ketua RW 01 Tamansari.
.
“Tidak ada OTT dari KPK di sini, memang ada penggerebekan di BNN, tapi saya ga tau jam berapa,” katanya.

Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan mengatakan Patrialis ditangkap pada Rabu (25/1/2017) kemarin di Grand Indonesia, Jakarta.

“Pukul 21.30 WIB tim KPK bergerak mengamankan PAK, yang bersangkutan pada saat jam tersebut berada di pusat perbelanjaan di Grand Indonesia,” ucap Basaria di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (26/1/2017).

Penangkapan Patrialis Berlangsung di Rumah Kost Mewah 

Selain hotel, juga beredar isu penangkapan Patrialis di sebuah kos mewah Gili Residence, Jalan Tamansari Raya nomor 60-62, Tamansari, Jakarta Barat. Hal tersebut dibantah oleh Anton Junaidi, seorang sekuriti di Gili Residence sebagaimana dilansir liputan6.com. “Saya belum pulang, saya berjaga sejak kemarin malam, enggak ada penangkapan atau apapun,” ujarnya

Penangkapan Patrialis di Lapangan Golf

Selain kabar Patrialis ditangkap bersama dua orang wanita di Hotel Tamansari, ada kabar sumir lain yang menyebut hakim MK tersebut ditangkap di sebuah lapangan golf.
Kabar tersebut kemudian lagi-lagi terbantahkan saat KPK melangsungkan konferensi pers sore tadi.

Faktanya, seseorang yang ditangkap KPK di lapangan golf di Rawamangun adalah sahabat Patrialis, Kamaludin.

Wakil Ketua KPK Basaria Pandjaitan mengatakan Kamaludin merupakan pihak swasta yang merupakan teman dari Patrialis.

“KM merupakan swasta yang menjadi perantara dari pihak swasta pada PAK. Tim KPK mengamankan KM di Lapangan Golf Rawamangun,” ujar Basaria.

Terlibat Gratifikasi Seks

Patrialis Akbar ditangkap di pusat perbelanjaan Grand Indonesia bersama wanita Rabu (25/1/2017) malam. Sempat beredar kabar Patrialis terlibat gratifikasi seks dengan wanita tersebut.

Sekali lagi kabar tersebut terbantahkan saat KPK melangsungkan konferensi pers pada Kamis sore

Pimpinan KPK Laode M Syarif memastikan tidak ada gratifikasi seks yang diterima Patrialis Akbar dalam kasus dugaan suap perkara yang ditangani MK.

“Gratifikasi seks, tidak ada,” kata Laode dalam konferensi pers yang sama.
Jubir KPK Febri Diansyah juga mengatakan hal serupa. Dia menyebut Patrialis diamankan dengan seorang wanita, tapi itu bukan gratifikasi seks.

“Tim mengamankan PAK bersama salah seorang wanita dan pihak lain di lokasi pusat perbelanjaan di Jakarta Pusat, Grand Indonesia,” ujarnya.

Informasi ini menyebar luas, sehingga banyak publik yang termakan kabar palsu ini. Semoga anda tidak termasuk yang mudah percaya dengan hoax ini. (ibn)

 

 

 

LEAVE A REPLY