Wahai Anak ; Cinta Orang Tua Itu Bagaikan Lautan Tak Bertepi

0
451
ilustrasi cinta
ilustrasi cinta

Allah  Ta’ala menjadikan pada hati kedua orangtua rasa cinta yang begitu luas terhadap anak-anaknya, agar keduanya senantiasa merasa rindu untuk mendidik dan menjaga mereka, serta memperhatikan segala kebutuhan mereka. Tanpa cinta, kedua orangtua tidak akan pernah sabar dalam menjaga anak-anaknya, dan tidak akan pernah peduli dengan pendidikan dan kebutuhan-kebutuhan mereka.

Karena itu, tidak aneh apabila Al-Quran mengungkapkan perasaan cinta yang begitu besar itu dengan ungkapan-ungkapan yang indah. Dalam surat Al-Kahfi , Allah menggambarkan anak-anak sebagai perhiasan dunia.

الْمَالُ وَالْبَنُونَ زِينَةُ الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَالْبَاقِيَاتُ الصَّالِحَاتُ خَيْرٌ عِنْدَ رَبِّكَ ثَوَابًا وَخَيْرٌ أَمَلًا

“Harta dan anak-anak adalah perhiasaan kehidupan dunia tetapi amalan-amalan yang kekal lagi saleh adalah lebih baik pahalanya di sisi Tuhanmu serta lebih baik untuk menjadi harapan.”(QS. Al-Kahfi : 46).

Dalam ayat lainnya Allah menggambarkan bahwa anak-anak sebagai Qurratu A’yun (penyejuk hati) jika mereka mengikuti jalan orang-orang yang bertakwa : “Dan orang-orang yang berkata, ‘Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami istri-istri kami dan keturunan kami sebagai penyejuk hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa.” (QS. Al-Furqan: 74).

Serta masih banyak lagi ayat-ayat al-Qur’an yang lain, yang menggambarkan tentang hubungan antara orang tua dan anak mereka.

Cinta orang tua selalu mengalir

Cinta kedua orangtua terhadap anak-anaknya layaknya darah yang mengalir di dalam tubuh. Akan tetapi dalam pengungkapan rasa cinta itu, mereka (para orangtua) terbagi ke dalam dua kelompok :

  • Pertama, kelompok orangtua yang dapat mengungkapkan rasa cinta mereka kepada anak-anaknya dengan baik, lemah lembut, adil, menasihati, dan selalu menjadi penyemangat bagi mereka. Kelompok inilah yang dicintai oleh Allah Ta’ala dan senantiasa mendapatkan kasih sayang-Nya, karena cinta dan kasih sayang mereka kepada anak-anaknya.

Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari, dari Anas radhiallahu ‘anhu : “Suatu ketika, ada seorang wanita datang menghampiri aisyah rodhiyallohu ‘anha, lalu Aisyah mem-berinya tiga butir kurma. Kemudian wanita tersebut memberikan dua butir kurma kepada kedua anaknya dan menyimpan kurma yang ketiga untuk dirinya. Akan tetapi, setelah kedua butir kurma yang diberikannya kepada kedua anaknya tersebut habis, dan kedua anaknya melihat ke arahnya, wanita itu pun membelah kurma yang ketiga menjadi dua bagian dan memberikan dua bagian itu kepada kedua anaknya. Ketika Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam datang,  Aisyah segera memberitahukan hal itu kepadanya, dan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam menjawab, ‘Apa yang membuatmu merasa terheran? Sesungguhnya Allah telah mengasihi perempuan itu sebab kasih sayangnya kepada kedua anaknya’.”

  • Kedua, kelompok orangtua yang tidak dapat menunjukkan rasa cinta dan kasih sayang kepada anak-anaknya meskipun di dalam hati mereka tersimpan rasa cinta yang besar. Mereka adalah para orangtua yang rona wajahnya, sikap dan perbuatannya, dan perkataan-perkataannya, senantiasa terlihat bertentangan dengan perasaan cinta dan kasih sayang. Para orangtua yang memiliki sikap seperti inilah yang sangat membutuhkan taburan benih-benih cinta dan kasih sayang di rumah mereka, agar mereka dapat meraih ampunan, cinta, serta kasih sayang Tuhan mereka.

Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari disebutkan bahwa Abu Hurairah rodhiyallohu ‘anhu berkata, “Ketika al-Aqra’ ibn Habis At-Tamimi duduk di samping Rasulullah, al-Aqra’ melihat Rasulullah shalallahu ‘alihi wasallam mencium Hasan bin Ali. Melihat itu al-Aqra’ berkata, ‘Sesungguhnya aku memiliki sepuluh orang anak, namun tidak seorang pun yang pernah aku cium.’ Mendengar ucapannya tersebut, Rasulullah shalallahu ‘alihi wasallam pun melihat ke arahnya, dan bersabda, ‘Barangsiapa yang tidak menyayangi, tidak akan disayangi.”

Wahai orang tua, jadilah anda seperti orang tua yang ada pada kelompok pertama, orang tua yang penuh cinta dan kasih sayang terhadap anaknya.

Wahai anak, ingatlah bahwa orang tuamu memiliki cinta tak bertepi untukmu. Muliakanlah mereka, serta mintakanlah ampunan untuk mereka.

Oleh         :  Fajar Shidiq
Redaktur   : Aziz Rachman

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here