Mulai Maret 2017, Pengungsi Rohingya di Malaysia Akan Bisa Bekerja Secara Legal

0
170
seorang pengungsi rohingya saat menunjukkan kartu pengungsi unhcr
seorang pengungsi rohingya saat menunjukkan kartu pengungsi unhcr

KUALA LUMPUR (fokusislam) – Etnis minoritas Rohingya yang menjadi pengungsi di Malaysia, akan mendapat kesempatan bekerja secara legal. Malaysia akan memberlakukan proyek percontohan tersebut mulai 1 Maret mendatang.

“Mereka bisa mulai mendapatkan keterampilan dan pendapaan untuk mencari nafkah [di Malaysia] sebelum ditempatkan di negara ketiga,” ujar Wakil Perdana Menteri Malaysia, Ahmad Zahid Hamidi, yang dikutip dari CNN, Jumat (3/2/2017).

Ahmad menuturkan, para pengungsi Rohingya itu harus terlebih dulu terdaftar dalam badan pengungsi PBB (UNHCR). Dia juga menyatakan, para pengungsi tersebut harus melakukan sejumlah tes kesehatan dan keamanan.

Pemohon yang berhasil melewati serangkaian persyaratan itu kemudian akan ditempatkan di sejumlah perusahaan perkebunan dan industri manufaktur yang telah ditentukan pemerintah.

Ahmad yang juga menjabat sebagai Menteri Dalam Negeri itu menjelaskan, proyek percontohan ini dapat membantu mengatasi masalah perdagangan manusia dan mencegah kaum Rohingya dari eksploitasi pekerja ilegal di Malaysia.

Sementara itu, Glorene Fernandez, direktur eksekutif lembaga pemerhati hak imigran, Tenaganita, menyambut baik program pemerintahan Perdana Mentri Najib razak ini.

Meskipun begitu, Glorene meminta program ini dapat dibuka bagi seluruh pengungsi yang ada di Malaysia, bukan hanya kaum Rohingya saja.

Pasalnya, menurut data UNHCR, di Malaysia ada sekitar 150 ribu pengungsi yang terdaftar dan berasal dari 62 negara. Sekitar 90 persen pengungsi tersebut berasal dari Myanmar.

“Kita seharusnya tidak mendiskriminasi pengungsi lainnya. Proyek ini harus dibuka untuk semua [pengungsi],” katanya. (azman)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here