Uni Emirat Arab Berikan Sanksi Bagi Pemain Sepakbola dengan Potongan Rambut Tidak Sesuai Syariat Islam

0
169

Abu Dhabi (fokusislam) – Federasi Sepakbola Uni Emirat Arab (UAEFA) memberikan sanksi bagi Asamoah Gyan yang saat ini bermain untuk Al-Ahli Dubai. Gyan diberi sanksi karena terbukti bersalah atas pelanggaran “rambut tidak etis” yang dimilikinya.

Aturan mengenai gaya rambut seorang pemain sudah diatur dalam pedoman UAEFA. Ini merupakan pedoman baru yang diberlakukan oleh UAEFA.

Dalam pedoman tersebut yang menganut aturan Islam disebutkan bahwa dilarang untuk memotong rambut dengan gaya “Qaza”, yaitu hanya memotong sebagian rambut saja yang dicukur, demikian seperti dikutip dari Pandit Footbal, Kamis (16/2/2017).

Dalam kasus ini, Gyan tidak sendirian. Setidaknya ada sekitar 46 pesepakbola yang terkena masalah “rambut tidak etis” tersebut.

Untuk memantau permasalahan “rambut tidak etis” ini pada saat sebelum pertandingan, wasit dan ofisial pertandingan lainnya akan menilai rambut para pemain sudah sesuai dengan pedoman atau tidak. Jika tidak, mereka akan menyuruh para pemain untuk memotong rambut.

Pedoman ini sebelumnya sudah telah diberlakukan di negara-negara tetangga. Pada tahun 2012, kiper Arab Saudi Waleed Abdullah diberitahu untuk memotong rambut ” tidak Islami” oleh wasit sebelum bermain untuk kesebelasannya, Al Shabab.

Tujuan ditegakkannya aturan ini adalah untuk mencegah anak-anak di negara-negara tersebut mencontoh gaya rambut dari para pesepakbola yang tidak sesuai dengan budaya mereka. (azman)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here