Mahkamah Pidana Internsional Bebaskan Serbia dari Pelanggaran Genosida, Muslim Bosnia Protes

0
145

SARAJEVO (fokusislam) – Mahkamah Pidana Internasional ICJ membebaskan Serbia dari tanggung jawab genosida terhadap kaum Muslim dalam Perang Balkan tahun 1990-an. Keputusan ICJ tersebut disambut protes oleh muslim Bosnia.

Selain protes, Bosnia juga akan mengajukan banding atas keputusan ICJ tersebut. Bakir Izetbegovic, anggota kepresidenan tripartit Bosnia mengatakan, banding akan diajukan sebelum batas waktu 10 tahun berakhir pada 26 Februari, demikian seperti dikutip dari BBC, Sabtu (18/2/2017).

ICJ sendiri menyimpulkan hanya ada satu tindakan genosida selama perang Bosnia 1992-95 itu, yakni pembantaian sekitar 8.000 Muslim (Bosniak), termasuk anak-anak, oleh pasukan Serbia di kota Srebrenica pada tahun 1995.  Peristiwa itu merupakan kekejaman terburuk di Eropa sejak Perang Dunia II.

ICJ juga menetapkan bahwa Serbia telah melanggar hukum internasional karena tidak mencegah pembunuhan-pembunuhan terhadap kaum Bosniak. Adapun dalam Perang Balkan, ICJ membebaskan Serbia dari tanggung jawab Genosida.

Lebih lanjut,  Izetbegovic mengatakan bahwa dunia perlu mengetahui yang sebenarnya.

“Setiap orang membutuhkan kebenaran, bahkan termasuk mereka yang menentangnya. Kebenaran itu akan dituliskan oleh para hakim internasional yangberpengalaman dan tidak memihak,” katanya. (azman)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here