Mahfud MD : Kalau Tidak Setuju dengan Wahabi, Ya Balas Lagi dengan Ceramah dan Adu Argumentasi

0
3939
suasana kajian ustadzKhalid Basalamah
suasana kajian ustadzKhalid Basalamah

JAKARTA (fokusislam) – Insiden penolakan dan pengusiran Ustadz Dr Khalid Basalamah masih menjadi perbincangan hangat di masyarakat. Mantan Hakim MK, Mahmud MD menilai bahwa ustadz Dr Khalid Basalamah memiliki hak untuk berbicara dan berceramah.

“Negara ini kan negara demokrasi, islam sendiri membolehkan perbedaan pendapat. Biarkan saja menurut saya, Pak Khalid Basalamah itu mau ceramah apa silakan,” ujar Mahfud MD yang dikutip dari Republika, Senin (5/3/2017).

Mahfud menjelaskan, berbeda halnya jika yang disampaikan Khalid adalah tindakan melanggar hukum seperti mengundang perpecahan dan provokasi, maka akan ada hukumnya tersendiri.

“Dia mau memberi ceramah soal apa, soal wahabi soal Syiah soal apa itu urusan dia,” jelasnya.

Bagi kelompok yang tidak setuju, kata Mahfud, alangkah baiknya menolak dengan cara yang baik. “Yang tidak setuju dengan wahabi dan sebagainya itu ya ceramah juga, jadi adu argumentasi aja itu,” jelasnya.

Dalam cuitan di akun Twitternya, Mahfud MD berpendapat bahwa pelaku pengusiran dan pembubaran paksa harus ditindak secara hukum.

Seperti diketahui sebelumnya, Dr. Khalid Basalamah sempat berceramah selama kurang lebih 25 menit membahas tentang pernikahan dan masalah rumah tangga Islami. Sebelumnya, kajian itu direncanakan di Masjid al-Maghfirah, Jl Rungkut Asri, Surabay namun batal dilaksanakan, sehingga dipindah ke Sidoarjo. Di Sidoarjo kajian juga kemudian ditolak lagi oleh sekelompok orang yang mengatasnamakan diri mereka sebagai Banser. (azman)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here