Pimpinan Tentara Myanmar Akhirnya Benarkan Tindakan Anak Buahnya Terhadap Warga Rohingya

0
170

RAKHINE (fokusislam) – Kepala Tentara Myanmar, Min Aung Hlaing, membenarkan tindakan pasukannya yang dilaporkan menyerang etnis minoritas Muslim Rohingya di negara bagian Rakhine sejak Oktober 2016 lalu. Min menyatakan hal itu saat menyambut hari pasukan bersenjata.

Selain membenarkan tindakan pasukannya, Min juga memberikan pernyataan menyudutkan terhadap warga Rohingya. Min mengatakan bahwa Rohingya yang tinggal di Rakhine bukan warga Myanmar. Menurut Min, mereka hanya imigran ilegal dari Bangladesh atau yang biasa disebut Bengalis.

“Para Bengalis di Rakhine bukan warga negara Myanmar. Mereka hanya imigran. Serangan teroris yang terjadi pada Oktober 2016 menyebabkan gangguan politik,” ucap Min yang dikutip dari CNN, Senin (27/3/2017).

Rangkaian kekerasan terhadap kaum Rohingya ini memang dilaporkan dipicu oleh penyerangan pos pengamanan di tiga wilayah perbatasan Myanmar di Rakhine oleh sejumlah kelompok bersenjata pada 9 Oktober lalu.

Pemerintah Myanmar menuding “teroris Rohingya” berada di balik serangan itu. Namun, mereka tak pernah menjabarkan bukti konkret.

Alih-alih memburu para pelaku penyerangan, militer Myanmar diduga malah menyerang etnis Rohingya secara membabi-buta hingga menewaskan setidaknya 80 orang.

Penyelidik PBB bahkan mengatakan, tak sedikit perempuan yang diperkosa dan bayi yang dibantai oleh aparat saat operasi militer itu berlangsung. Akibat rangkaian kekerasan ini, ribuan orang Rohingya mengungsi ke wilayah  Bangladesh. (azman)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here