Presiden AS : Serangan Gas Sarin Adalah Kematian Pelan-Pelan yang Brutal

0
106

WASHINGTON (fokusislam) – Serangan militer Suriah  yang menggunakan gas sarin terhadap wilayah Khan Syaikhun, Selasa (4/4/2017) menuai kecaman dari berbagai pihak. Presiden AS, Donald trump, menyebut bahwa serangan dengan gas sarin merupakan bentuk upaya mematikan dengan cara perlahan-lahan, namun sangat brutal.

Hal ini disampaikan Trump melalui pidato yang disampaikannya, Kamis (6/4/2017).

“Dengan menggunakan gas saraf mematikan, Assad mencekik nyawa para pria, wanita, dan anak-anak yang tak berdaya. Bagi begitu banyak orang, itu adalah kematian pelan-pelan yang brutal. Bahkan bayi-bayi lucu dengan kejam dibunuh oleh serangan sangat barbar ini,” kata Trump.

Karena itulah, Trump kemudian memerintahkan militernya untuk melancarkan serangan peluru kendali ke sebuah pangkalan udara Suriah yang menjadi asal serangan senjata kimia maut diluncurkan. Trump menyebut aksinya ini untuk kepentingan keamanan nasional Amerika dalam melawan Presiden Suriah Bashar al-Assad.

“Malam ini, saya memerintahkan serangan militer terarah ke pangkalan udara di Suriah yang menjadi asal serangan kimia itu diluncurkan. Serangan ini demi kepentingan keamanan nasional Amerika Serikat dalam mencegah dan menghalau penyebaran dan penggunaan senjata kimia mematikan,” tambahnya. (azman)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here