Terkait Kabar Pengusiran Djarot dari Masjid di Tebet, Ini Kata Polisi

0
425

JAKARTA (fokusislam) – Kabar pengusiran Calon Wakil Gubernur DKI Djarot Saiful Hidayat saat melaksanakan shalat Jumat menjadi perbincangan hangat di hari Jumat siang. Media-media nasional langsung mengangkatnya sebagai headline dan berita utama.

Namun, kabar pengusiran tu dibantah oleh Kapolresta Jakarta Selatan, Komisaris Besar Iwan Kurniawan. Menurut Kombes Iwan, kabar pengusiran terhadap Djarot Saiful Hidayat di Masjid Al-Atiq, Tebet,  tidaklah benar.

“Pak Djarot melaksanakan salat sampai selesai, tidak ada masalah. Saat pulang, beliau disalamin masyarakat, didoorstop (wawancara) juga sama wartawan. Nah, dari dalam masjid ada yang teriak-teriak, ‘Pilih Nomor 3.. Pilih Nomor 3..’. Itu saja yang ada di lapangan,” terang Iwan kepada wartawan di kantornya, Jumat sore (14/4/2017), yang dikutip dari RMOL.

Selain itu, Iwan juga menampik adanya spanduk penolakan terhadap Djarot. Buktinya, lanjut Iwan, Djarot tetap bisa masuk masjid dan menunaikan salat Jumat berjamaah.

“Tidak ada spanduk penolakan itu. Anggota kan ada di sana. Pak Djarot datang ke sana, ikut salat sampai selesai,” paparnya.

Namun, Iwan membenarkan ada seruan takmir (pengelola) masjid agar jemaah tidak memilih pemimpin tertentu. Hanya saja, hal itu tidak ada kaitannya dengam larangan atau pengusiran terhadap Djarot.

“Ya ada, ngomong begitu. Tapi kan bukan berati nolak Pak Djarot ke sana. Kan begitu. Kalau ditolak itu Pak Djarot nggak bisa salat,” demikian Iwan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here