Tolak Bank Riba, Pemain Rugbi Muslim Ini Pasang Plester di Seragamnya

0
312

WELLINGTON (fokusislam) – Pemain rugbi, Sonny Bill Williams akan memakai kostum baru tanpa logo bank setelah dalam sebuah pertandingan dia terlihat menutupinya dengan plester. Williams melakukannya karena sistem riba yang biasanya dipakai bank konvensional dianggap bertentangan dengan ajaran yang dianutnya.

Gelandang asal Selandia baru ini memang dinantikan aksinya dalam Super Rugby, Sabtu lalu di Dunedin. Namun yang kemudian menjadi sorotan adalah tindakannya menutup logo The Bank of New Zealand (BNZ) di bagian kerah.

Dia melakukan ini berdasarkan keyakinannya dan masalah ini ternyata kemudian bisa diselesaikan dengan baik oleh pihak The Blues (klub tempat William bergabung) dan New Zealand Rugby dengan memberinya kostum baru tanpa logo BNZ dan Investec.

Kompromi ini juga termasuk kaos dalam khusus tanpa logo bank itu di peralatan latihannya. Namun keputusan ini agak tertunda karena Investec yang berbasis di Afrika Selatan memiliki perbedaan wilayah waktu dengan Selandia Baru.

Masalah ini bahkan sampai membuat Perdana Menteri Selandia Baru, Bill English, ikut berkomentar. “Sulit dipahami bahwa satu orang bersikap berbeda dengan anggota tim lainnya,” ujar English.

“Saya tak memahami semua soal kontrak profesional ini namun jika Anda berada di sebuah tim, Anda berada di tim itu. Anda harus memakai seragam tim tapi mereka akan mengatasinya,” papar politisi dari Partai Nasional ini.

Seorang juru bicara BNZ menyatakan pihaknya tak keberatan dengan masalah ini. “Dia menerapkan keyakinan agamanya dan ini urusan dia dengan Blues. Jadi kami tak keberatan soal ini,” katanya kepada Fairfax Media. Investec juga diperkirakan ta akan keberatan dengan masalah ini.

Belum ada komentar dari Williams tentang hal ini. Lewat Twitter dia hanya menulis, “Soal kostum yang saya kenakan saat pertandingan saya akan mengklarifikasi situasi ini pekan ini.”

Ini bukan pertama kalinya seorang olahragawan Muslim menolak bermain memakai seragam tim karena keyakinannya. Pemain kriket Australia, Fawad Ahmed mengajukan permohonan untuk tak mencantumkan logo perusahaan pembuat bir VB di kostumnya pada tahun 2013.

Pada tahun yang sama, ada pula pemain sepakbola menolak bermain untuk Newcastle United saat klub Inggris itu menggaet perusahaan pinjaman Wonga sebagai sponsor utama.

Sumber : Liga Olahraga

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here