Mantan Pimpinan KPK : Apa Jadinya Kalau Dari Awal Kepemimpinan Dilakukan Dengan Cara-Cara Koruptif

0
167

JAKARTA (fokusislam) – Pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta tinggal satu hari lagi. Di masa tenang seperti ini, praktik pilitik uang dan kecurangan sangat masif dilakukan oleh salah satu pasangan calon Pilkada DKI.

Salah satu bentuk kecurangan dalam Pilkada ini adalah banyaknya praktik bagi-bagi sembako di masa tenang. Walaupun terlihat sederhana, namun praktik bagi-bagi sembako adalah bentuk lain korupsi.

Hal ini dinyatakan oleh mantan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Bambang Widjodjanto.

“Politik uang itu salah satunya adalah bagi-bagi sembako, korupsi sama dengan bagi-bagi sembako,” ujar Bambang Widjodjanto.

Ia juga mengajak kepada masyarakat yang masih belum punya pilihan, untuk berfikir matang.

“Bayangkan, kalau dari awal sistem pemerintahan dan sistem kekuasaan itu dilakukan dengan cara-cara koruptif. Pasti setelah itu ada korupsi, kolusi, kolusif, nepotistik. Itu menjadi bagian penting dari seluruh proses itu,” tambahnya lagi.

Bambang juga mengingatkan agar masyarakat tidak salah memilih serta tidak membiarkan praktik-praktik seperti ini.

“Apa yang bisa anda harapkan kalau cara-cara seperti ini dibiarkan, dijustifikasi, dilindungi dan tidak dipersoalkan?” tambahnya lagi.

Di akhir, Bambang mengajak agar masyarakat menjadi bagian penting dari kehidupan bermasyarakat.

“Saatnya ini menjadi bagian penting. Tunjukkan bahwa kita adalah bagian dari perubahan untuk mewujudkan kesejahteraan dan keadilan sosial,” tutuonya. (azman)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here