Majelis Hakim Menyatakan Ahok Terbukti Bersalah dengan Vonis 2 Tahun Penjara

0
147

JAKARTA (fokusislam) – Majelis Hakim Sidang dugaan penistaan agama dengan terdakwa Gubernur DKI Jakarta Ir. Basuki Tjahya Purnama alias Ahok pada Selasa 9 Mei 2017 telah menyatakan Ahok terbukti bersalah dan divonis dengan dua tahun penjara. “Terdakwa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana melakukan penodaan agama,” kata hakim ketua Dwiarso Budi Santiarto.

Sidang yang berlangsung di Auditorium Kementan, Jl RM Harsono, Ragunan, Jakarta Selatan, Majelis hakim menyebut penodaan agama dengan penyebutan Surat Al-Maidah dalam sambutan Ahok saat bertemu dengan warga di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu. Ahok dinyatakan majelis hakim terbukti melakukan tindak pidana dalam Pasal 156a KUHP, yakni secara sengaja di muka umum mengeluarkan perasaan atau melakukan perbuatan permusuhan, penyalahgunaan, atau penodaan terhadap suatu agama.

Pada sidang tersebut, Hakim membacakan hal-hal yang dianggap meringankan dan memberatkan Ahok selama proses persidangan. “Hal yang memberatkan adalah terdakwa tidak merasa bersalah, perbuatan terdakwa mencederai umat islam, perbuatan terdakwa dapat memecah kerukunan umat beragama dan golongan,” kata hakim ketua Dwiarso Budi Santiarto

Sementara itu hal yang meringankan Ahok adalah tidak pernah dihukum sebelumnya. Selain itu, Terdakwa bersikap sopan di persidangan dan kooperatif selama proses persidangan. Atas keputusan tersebut, Hakim juga memerintahkan Ahok ditahan. Namun, Ahok menyatakan bandingterhadap keputusan Majelis hakim tersebut.

(eri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here