Benarkah Arab Saudi Larang Jamaah Qatar Masuk Masjidil Haram? Ini Faktanya!

0
457
ilustrasi jamaah umrah
ilustrasi jamaah umrah

MEKKAH (fokusislam) – Jamaah umrah asal Qatar yang sedang berada di wilayah Arab Saudi dikabarkan dilarang memasuki wilayah Masjidil Haram. Kabar ini beredar liar di media-media nasional.

Seperti yang dituliskan di Tempo, Ahad (11/6/2017), otoritas Arab Saudi dilaporkan melarang warga Qatar masuk ke Masjidil Haram di Mekah. Pelarangan yang diungkapkan pertama kali oleh media Qatar, Al Sharq, adalah imbas dari krisis diplomatik antara Qatar dan negara-negara di Teluk Arab.

Tempo yang mengutip dari harian Al Sharq, menyebut bahwa Komisi Hak Asasi Manusia Nasional Qatar atau NHRC menerima keluhan dari warga Qatar tentang larangan masuk ke Masjidil al-Haram di Mekah.

Kepala NHRC Ali bin Smaikh al-Marri menyebut insiden ini kekerasan mencolok terhadap hak warga Qatar untuk menjalankan kegiatan keagamaan. Sebab, hak semua umat Islam untuk masuk ke tempat tersuci itu.

Lalu, benarkah kabar tersebut?. Ternyata kabar tersebut dibantah langsung oleh Ar-Riasah Al-Ammah Li Syuunil Masjidil Haram wal Masjidin Nabawi (Presidium Dua Masjid Suci), lembaga pemerintah bertanggung jawab atas Masjid Al-Haram dan Masjid Nabawi.

Dalam keterangannya hari Senin (12/6/2017), Presidium membantah kabar yang menyebutkan jamaah umrah asal Qatar dilarang memasuki Kota Makkah dan Masjid Al-Haram.

“Kerajaan Arab Saudi sejak Ahad (4 Juni), kami telah menerima 1.633 jamaah Qatar dan mereka kini tengah melaksanakan umrah,” kata Presidium Dua Masjid Suci lewat keterangan tertulis yang dikutip dari Alarabiya.

Lebih lanjut, Presidium juga menegaskan bahwa jamaah Umrah asal Qatar tetap saja merupakan saudara-saudara seiman.

“Jamaah umrah asal Qatar adalah saudara-saudara kami. Mereka ada di hati warga Saudi, sesama saudara, baik sejak mereka datang ataupun ketika mereka pulang,” tambah pernyataan tersebut. (azman)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here