Soft Launching Media Center DPP Perhimpunan Al-Irsyad, Ustadz Arifin Badri : Islam Mengedepankan Perdamaian, Keamanan dan Stabilitas Sosial

0
229
Ust Arifin Badri dalam acara Bukber dan Soft Launching Media Center Perhimpunan Al-Irsyad
Ust Arifin Badri dalam acara Bukber dan Soft Launching Media Center Perhimpunan Al-Irsyad

JAKARTA (fokusislam) – Ketua Majelis Dakwah Pimpinan Pusat Perhimpunan Al-Irsyad, Ustadz DR Muhammad Arifin Badri mengatakan Islam adalah agama yang mengedepankan perdamaian, keamanan dan stabilitas sosial untuk mewujudkan ketenteraman dan kesejahteraan umat. Agama Islam telah membuktikan diri selama berabad-abad sebagai agama pemersatu umat manusia dengan berbagai perbedaan ras, suku dan bahasa.

“Islam juga menghargai dan menghormati sesama umat manusia. Kedatangan Nabi Muhammad bersama kaum Muhajirin ke kota Madinah berhasil menjaga dan meningkatkan stabilitas multi dimensi terutama stabilitas sosial dan keamanan,” kata Ustadz Arifin Badri dalam acara Buka puasa bersama wartawan dan Pengurus DPP. Perhimpunan Al-Irsyad dan Soft Launching Media Center Perhimpunan Al-Irsyad, di Jakarta, Rabu (14/6/2017).

Rektor Sekolah Tinggi Dakwah Islam (STDI) Imam Syafii Jember ini kemudian memberikan contoh bagaimana agama Islam mempersatukan kelompok-kelompok yang sebelumnya bertikai.

“Bahkan antara kaum Aus dan Khazraj, dua kabilah kota Madinah yang sebelumnya berperang hebat, hingga tertanam dalam diri mereka semangat permusuhan, kebencian dan dendam kesumat, mampu bersatu,” terang Badri.

Padahal, kata Ustadz Arifin Badri, peperangan dahsyat telah berkobar antara dua kabilah tersebut, namun setelah masuk Islam seakan tidak tersisa sedikitpun bekasnya terhapuskan oleh persaudaraan di atas Iman.

Adapun peranan Islam dalam mengedepankan pentingnya mewujudkan stabilitas sosial dan keamanan, bisa dilihat dari cara hidup Rasulullah dan para sahabat di kota Madinah. Salah satunya diwujudkan melalui perjanjian dengan kabilah-kabilah Yahudi penduduk kota Madinah, untuk bersama sama mempertahankan kota Madinah dari serangan musuh dari luar dan menjaga stabilitas keamanan dan kebebasan beraktifitas  bagi seluruh penduduk Madinah.

“Kesepakatan untuk hidup berdampingan antara ummat Islam dengan kaum Yahudi penduduk Madinah ini menjadi contoh konkrit dalam mewujudkan stabilitas keamanan bagi satu bangsa. Fakta sejarah ini mengisyaratkan bahwa Islam menjunjung tinggi kedamaian dan dapat hidup berdampingan dengan penganut agama lain, “ tambahnya. (azman)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here