Tulis Pujian Secara Berlebihan, Raja Salman Berhentikan Kolumnis Ini

0
446
Raja Salman
Raja Salman

RIYADH (fokusislam) – Seorang kolumnis di koran Al-Jazirah Arab Saudi menuliskan artikel yang berisi pujian kepada Raja Salman. Bukannya diapresiasi, kolumnis bernama Ramadhan bin Juraidi Al-Anazi tersebut terancam diberhentikan dari koran tempatnya menulis.

Pasalnya, tulisan Ramadhan bin Juraidi bertanggal 30 Juni tersebut berisikan pujian yang sangat berlebihan. Dari judulnya saja, terkesan bahwa tulisan berisikan pujian tersebut tidak layak diberikan kepada manusia biasa, meskipun sekelas Raja.

Berikut judul tulisan tersebut :

ياخادم الحرمين..كم أنت حليم أواه منيب شديد العقاب

Secara harfiah judul tersebut bermakna : “Wahai Penjaga Dua Tanah Suci, Betapa Engkau Sangat Penyantun, Menghiba dan Suka Kembali kepada Allah, Engkau Sangat Keras Siksaannya”

Dari judul tersebut, kolumnis memberikan pujian kepada Raja Salman dengan memberikannya sifat “Halimun Awwahun Munib”. Seperti diketahui, pensifatan itu diberikan Allah kepada Nabi Ibrahim Alaihissalam (lihat QS Hud : 75)

Adapun bagian terakhir dari judul tersebut, “Syadidul ‘Iqab” merupakan sifat uluhiyah yang Allah berikan untuk Diri-Nya sendiri dan termaktub dalam banyak ayat seperti dalam QS Al-Baqarah : 196 dan 211, QS Ali Imran : 11, QS Al-Maidah : 2 dan 98, QS Al-Anfal : 13, 25, 48 dan 52, serta banyak ayat lainnya.

“Ini adalah pujian yang sangat berlebihan, ada pensifatan yang Allah berikan untuk Diri-Nya sendiri, dan juga ada pensifatan yang Allah berikan kepada Nabi Ibrahim,” kata Raja Salman dalam sebuah pernyataan yang dikutip dari Sabq, Sabtu (1/7/2017).

Tak mau dipuji terlalu berlebihan, Raja Salman memerintahkan untuk memberhentikan kolumnis yang menuliskan artikel tersebut.

“Ini adalah perkara yang kami ingkari, kami tidak menerima dan meridhainya, kami juga tidak mengakuinya. Kami mengetahui bahaya dari tulisan ini dan bahaya jika menyepelekan perkara ini, karena ini menyangkut masalah tauhid,” tambah Raja Salman lagi.

Raja Salman juga mengingatkan agar kaum muslimin tidak berlebih-lebihan dalam memujinya karena dikhawatirkan agar terjatuh kepada pengkultusan. Raja Salman kemudian mengutip sabda Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasalam yang artinya :

“Berhati-hatilah kalian dari perkara berlebih-lebihan, karena sesungguhnya yang menghancurkan umat sebelum kalian adalah perkara berlebih-lebihan dalam beragama”. (azman)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here