Tafsirkan Ayat Ini, Syaikh Bin Baz Menangis Tersedu

0
484
suasana di sekitar Ka'bah

JAKARTA (fokusislam) – Seorang ulama yang dekat dengan Allah, terkadang begitu mudah untuk menangis karena mengingat Allah. Menangisnya para ulama, menjadi contoh bagaimana mereka berusaha untuk menjadi semakin dekat dengan Allah.

Salah satunya adalah seperti yang terjadi kepada  Syaikh Bin Baz rahimahullah. Tatkala menafsirkan salah satu firman Allah Ta’ala dalam yang berbunyi :

وَإِذْ يَرْفَعُ إِبْرَاهِيمُ الْقَوَاعِدَ مِنَ الْبَيْتِ وَإِسْمَاعِيلُ رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا إِنَّكَ أَنْتَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ

“Dan ingatlah, ketika Ibrahim meninggikan dasar-dasar Baitullah (Ka’bah) bersama Ismail, seraya mereka berdo’a ” Ya Tuhan kami terimalah daripada kami (amalan kami), sesungguhnya Engkaulah yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui,” (QS Al-Baqarah : 127)

Maka Syaikh Bin Baz pun menangis tersedu selama sekitar lima menit lamanya. Setelahnya, beliau mengatakan :

أمر مخصوص ، لعبد مخصوص ، بعمل مخصوص ، في مكان مخصوص ، ومع ذلك يسأل الله القبول

 “Perintah khusus (membangun Ka’bah), kepada hamba yangg khusus (Ibrahim dan Ismail), dengan amalan khusus (membangun Ka’bah), di tempat yang khusus (Makkah). Meskipun begitu, mereka tetap meminta kepada Allah untuk diterima amalannya”

Subhanallah, Nabi Ibrahim dan anaknya Ismail adalah Nabi dan hamba pilihan. Apa yang mereka lakukan adalah sebuah satu amlan besar yang hingga hari ini masih dilihat hasilnya oleh seluruh dunia. Meskipun begitu, Nabi Ibrahim tetap meminta berdoa kepada Allah agar amalannya diterima, karena kekhawatiran bahwa amalan mereka akan ditolak.

Bagaimana keadaan kita zaman ini?. Adakah amalan kita yang lebih besar dan lebih banyak dari Nabi Ibrahim?. Justru sebaliknya. Amalan kita sungguh sangat sedikit, namun terkadang kita tak peduli apakah amalan tersebut diterima atau tidak.

Semoga kita dimudahkan untuk terus beramal, sembari kita pun terus berdoa agar amalan kita menjadi amalan yang diterima di sisi Allah. (azman)

Artikel ini diambil dari Forum Sahab.net dan diterjemahkan oleh Redaksi Fokus Islam

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here