Ada Unsur Riba & Penipuan pada Transaksi Gofood

0
1272

JAKARTA (fokusislam) – Apakah Gofood halal? Dr Erwandi Tarmizi, MA mengungkapkan bahwa Gofood adalah transaksi yang mengandung unsur riba dan penipuan. “Jadi Gofood hukumnya haram”, kata Ustadz Erwandi saat menjawab pertanyaan jamaah mengenai hukum gofood dan paytren pada kajian di Masjid Fathillah, Pasar Tanah Abang Blok B Jakarta Pusat, Sabtu, 18 November 2017. Tentu saja, Ustadz Erwandi punya alasan yang kuat.

Gofood adalah layanan yang ada pada aplikasi Gojek untuk pemesanan makanan/minuman. Ustad Erwandi menjelaskan, seorang memesan sebuah minuman, sambil mencontohkan air mineral yang ada pada tangannya. Ketika itu, pemesan menggunakan uang si driver (gojek, red), maka telah terjadi pinjam meminjam. “Ini akadnya pinjam uang, sekalian belikan. Akad pinjam meminjam asalnya boleh, bila tidak ada unsur ribanya,” kata Sutadz Erwandi.

Namun, menurut Ustadz Erwandi telah terjadi kesepakatan antara pihak Gojek dan merchant, toko atau pedagang yang menjual melalui aplikasi gofood. Kesepakatan tersebut adalah, pihak Gojek hanya membayar 80% (sebelumnya, 85%) dari harga yang tertulis yang dikeluarkan merchant. “Berarti pemesan dipinjamkan uang sebesar 80% dari harga minuman atau makanan yang dipesan. Sementara yang ditagihkan ke pemesan nilainya 100%. Nilai 20% yang mereka anggap sebagai fee adalah riba,” kata Ustadz Erwandi.

Kemudian, menurut Ustadz Erwandi telah terjadi unsur penipuan. “Karena ada kesepakatan antara pihak Gojek dengan pihak merchant, bahwa tidak boleh mencantumkan harga yang sudah diskon, tetapi harga yang tertera pada merchant. Ini penipuan. Sudah dapat riba, lalu menipu.” kata Ustadz Erwandi, menjawab pertanyaan jamaah kajian mengenai hukum gofood dan hukum paytren.

Ustadz Erwandi menyelesaikan pendidikan D1 Pengajaran Bahasa Arab LIPIA, 1994-1995 S1 Syariah LIPIA, 1995-1999. S2 jurusan Ushul Fiqh, Fakultas Syari’ah, Universitas Islam Al Imam Muhammad bin Saud, 2001-2005. S3 jurusan Ushul fiqh, Fakultas Syari’ah, Universitas Islam Al Imam Muhammad bin Saud, 2006-2011.

Ia juga menjadi Supervisor Materi Keislaman Divisi Bahasa Indonesia situs www.islamhouse.com 2004-2006. Anggota tim pembuatan program e-book “Panduan Indeks Thesis dan Disertasi Fakultas Syariah”, Universitas Islam Al Imam Muhammad bin Saud, Riyadh, 2006-2007. Anggota tim pembuatan program e-book “Panduan Lengkap Muamalat”, Dewan Syariah, Bank Al Rajhi, Riyadh, 2007-2008. Manajer situs islam berbahasa indonesia www.islam-indo.org , 2008-2009 . Pengajar D2 Studi Islam di Kantor Dakwah Islam Rabwah (2003-2011), dan di Kantor Dakwah Islam Rawdhah (2010 -2011).

(eri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here