Jamaah Dilarang Mengambil Gambar dengan Alat Apapun di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi

0
609

JAKARTA (fokusislam) – Kementerian Luar Negeri Kerajaan Arab Saudi telah mengirimkan Edaran resmi kepada para penanggungjaawab urusan haji di negara asal jemaah haji dan seluruh penyelenggara kedatangan jamaah haji dari luar negeri, yakni para perusahaan-perusahaan dan agen-agen perjalanan wisata, Edaran tersebut diterima Kedutaan Besar RI di Riyadh pada tanggal 15 November 2017 yang lalu.

Edaran yang diterbitkan oleh Direktorat Jenderal Kosuler-Direktorat Haji dan Wakaf, menyatakan bahwa pihak yang berwenang Kerajaan Saudi Arabia (KSA) mengeluarkan intruksi berupa Larangan Pengambilan Gambar dengan menggunakan segala jenis, bentuk, dan sarana apa pun di dua masjid haram, Masjidil Haram dan Masjid Nabawi. Pelarangan juga berlaku pada sisi serambi masjid.

Kementerian menghimbau agar pihak-pihak yang berkepentingan memberitahukan hal tersebut kepada jamaah Haji dan Umroh. Karena, prilaku tersebut dapat mengganggu jamaah yang sedang beribadah. Pihak KSA juga menghimbau agar selama di dua masjid haram tersebut tidak bersendagurau dan melakukan tindakan vulgar saat merlakukan ibadah.

Secara tegas, pihak keamanan diintruksikan untuk menghapus hasil gambarnya, jika perlu melakukan penyitaan alat yang digunakan untuk mengambil gambar, seperti kamera, atau alat lainnya. Pihak KSA menghimbau agar edaran ini dipatuhi oleh para jamaah haji dan umroh. Edaran tersebut ditandatangani oleh Menteri Haji dan Umroh, Dr. Muhammed Saleh Bin Taher Benten.

(eri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here