Ilmu Agama, Kematian dan Teman Sholeh Mantapkan Niat Teuku Wisnu Berhijrah

0
612
Teuku Wisnu berkisah tentang hijrahnya

PURWOKERTO (fokusislam) – Kamis (12/11) Teuku Wisnu, Artis yang kini dikenal telah berhijrah dan aktif di pengajian ini bercerita tentang kisah hijrahnya di Muslim Fair dan Halal Food Festival, yang diselenggarakan KPMI Purwokerto di GOR Satria, Purwokerto.

Kepada hadirin lelaki pemilik nama kunyah Abu Adam Teuku Wisnu menuturkan sejarah hidupnya sejak mengenal dunia hiburan hingga merasakan kembali ketenangan hidup, yang Allah berikan pada dirinya, melalui ibadah yang dia kerjakan.

Menurutnya profesi sebagai artis, yang mendatangkan popularitas dan penghasilan berlimpah.
tidak memberinya kebahagiaan. Sampai suatu ketika dia sadar telah banyak menghiraukan perintah agama, dan kembali rajin menjalankan sholat lima waktu.

Lebih dalam Teuku mengatakan upayanya untuk mendekatkan diri kepada Allah tidak berlangsung lama. Pergaulan dengan teman-teman yang jauh dari agama, membuatnya lalai dari kewajiban sebagai seorang muslim.

Tidak patah semangat untuk berubah, Teuku kemudian menemukan pelajaran dari kematian teman-teman dekatnya.

“Ternyata tua itu bukan tanda dekatnya kematian kita. Mulai dari saat itu, saya putuskan untuk benar-benar berhijrah.” ujar bapak satu putra ini.

Sejak itu, kata Teuku, dirinya mulai merasakan kebahagiaan hakiki dan bertekad untuk mempertahankannya dengan belajar ilmu agama dan mendakwahkannya.

“Saat mulai belajar agama, saya ingin mengajak teman seprofesi saya juga untuk ikut merasakan kebahagiaan yang saya rasakan. Namun setelah konsultasi dengan salah seorang ustadz, beliau memberi nasehat agar saya belajar terlebih dahulu. Karena kalau kita ingin mewarnai mereka sementara kita baru berhijrah, bisa jadi malah kita yang diwarnai.” lanjut suami dari Shireen Sungkar ini.

Pengakuan Teuku, pergaulannya bersama para ustadz membuat perbedaan mencolok dalam hidupnya. Kedekatan dengan orang-orang yang rajin beribadah membuatnya merasa lebih tenang. Hal yang tidak ia rasakan ketika bersama teman-teman yang tidak peduli dengan agama.

“Ketika menimba ilmu (dengan bergaul dan dudu di majelis ilmu ustadz, rep), saya merasakan hidup ini indah sekali. Dan ternyata selama ini apa yang saya cari di dunia ini adalah hal yang semu.” ujarnya.

Bukan hijrah jika tidak menemui kesulitan, hal ini juga yang turut dialami Teuku saat memulai perubahan besar dalam hidupnya. Dimulai dengan komentar dan tanggapan bernada miring dari orang-orang dekatnya

“Istri mulai berkomentar tentang jenggot yang dibiarkan panjang. Bapak sempat menanyakan soal celana yang di atas mata kaki. Saya jelaskan dalilnya dan saya juga konsultasi dengan ustadz, alhamdulillah mereka ngerti,” ungkapnya member contoh.

Penghasilan yang ia terima pun berubah ketika lelaki yang akrab disapan Abu Adam ini bertekad meninggalkan dunia hiburan. Ia sempat berkonsultasi dengan ustadz pembimbingnya tentang pemasukan yang tidak seperti dulu.

Setelah mendapatkan bimbingan dari ustadz, Teuki pun mulai mencoba peruntungan di dunia enterpreuner, dengan memanfaatkan potensinya sebagai publik figur. Saat ini pria asal Aceh ini sibuk mengurus PT. Tria Putra Faza, yang ia dirikan.

“Publikasi itu penting sekali bagi pelaku usaha. Tanpa publikasi usaha tidak akan jalan.” ujar komisaris PT. Tria Putra Faza.

Hijrah Dalam Islam

Penting untuk diketahui bahwa Hijrah secara bahasa adalah berpindah. Kemudian para ulama membagi hijrah yang bernilai ibadah menjadi tiga macam. Yang pertama, hijrahnya seorang muslim dari tempat yang membahayakan jiwa dan keimananya menuju ke tempat yang aman. Yang kedua, seorang muslim meninggalkan perbuatan dosa yang pernah dia lakukan, dan yang ketiga, seorang muslim meninggalkan para pimpinan pelaku dosa.

Diantara dalil yang menunjukkan disyariatkannya Hijrah, Nabi shollallohu ‘alaihi wa ‘ala alihi wa sallam pernah bersabda, “Barangsiapa yang hijrahnya menuju Alloh dan Rosul-Nya, maka hijrahnya sampai kepada Alloh dan Rosul-Nya.” (HR. Al Bukhori dan Muslim)

Ucapan nubuwwah inilah yang kemudian dipraktekkan oleh Teuku Wisnu, yang kini berani menampilkan akhlak, adab dan tata cara berpakaian yang Nabi ajarkan, dalam kehidupan sehari-hari
Rep: Ian/Red: Ariza

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here